Sabtu, 20 Agustus 2011

*>* CintA *<*

Posted by Anonim
Cinta tak berat dirasa, dia datang dan muncul dengan tiba-tiba
Cinta tak peduli pada jiwa dan raga, seenaknya merasuki relung jiwa
Cinta bukan hanya misteri yang nyata, namun merupakan kumpulan noktah di dunia
Cinta, untuk membagi dan mengali, ada untuk pengorbanan, ada untuk teladan



terkadang hati tak senada dengan harapan dan keyakinan
namun hati yang jernih justru membawa kearah kedamaian
kadang cinta tak sejalur dengan pengorbanan dan ke-egoisan
namun cinta dapat membawa lentera kebahagiaan

Cinta Yang Tepat Hanya Untuk Yang Maha Mencinta....
Allahu Robbul 'alamin....

Jumat, 05 Agustus 2011

.:. Untuk orang-orang yg telah menginspirasiku .:.

Posted by Anonim with No comments
02.00 WIB
Di tengah kegelapan pagi yang menyuramkan fikiran karena kepenatan, teringat sekilas cerita yang terukir kembali lewat sebuah pena.

***~***

Sebuah perjalanan yang menyiratkan ketegaran dan kesabaran seorang ibu.

"Assalamu'alaikum wr wb...", suara seorang gadis memecahkan keheningan di sebuah rumah besar dan sepi. " Wa'alaikumsalam...", terdengar jawaban berasal dari dalam rumah. Kontan gadis itu masuk menuju kamar asal suara tadi. Gadis manis berjilbab itu tak segan untuk memasuki rumah yg dulu sempat menjadi tempat bermain dengan saudara2 sepupunya itu. Saat ini rumah itu dirasakannya tak secerah dulu, setelah hampir 4 th ia tak pernah lagi menginjakkan kakinya disana. Panggil saja gadis itu dengan nama "Faiza".

"Assalamu'alaikum...", ucap Faiza di ambang pintu kamar dengan kerutan di keningnya. "Wa'alaikumsalam..", jawab seorang wanita cantik nan anggun yg 10 th terlihat lebih tua dari Faiza. Dia berbaring disamping seorang balita mungil yg sedang bermain sesuatu ditangannya. Kondisi balita itu sedikit berbeda dg balita2 pada umumnya.

"Teh Lia, apa kabar?", dengan sedikit terkejut Faiza tetap menjaga sikapnya. " O...Alhamdulillah baik, Iza ya ....? apa kabar dek? kok bisa disini? ", teh Lia yg tak lain adalah istri sepupu Faiza terkejut pula atas kedatangan Faiza yg mendadak. Kemudian mereka berdua saling melepas rindu & berbincang-bincang.



***~***

Sore itu, setelah beristirahat sejenak ba'da sholat Ashar. Faiza mulai teringat kembali, betapa dulu rumah itu begitu cerah dan banyak terdapat keceriaan. Ia heran, mengapa sekarang rumah itu suram dan sepi.

Tak lama, Faiza ke kamar kakak sepupunya yg ia panggil teh Lia.
"Teh... adek lagi bobo ya?", dg suara agak berbisik Faiza memasuki kamar paling terang diantara kamar2 lainnya itu. "iya, baru saja ia tertidur", jawab teh Lia. Kemudian mulailah terjadi perbincangan kembali di antara mereka.

Faiza : "teh...adek uda umur berapa? uda bisa jalan?"
Teh Lia : "belum bisa iza, adek berumur hampir 1 th, ya begini kondisinya sekarang!"
Faiza : "lho...tapi kok agak beda dg balita yg lain ya teh?"
Teh Lia : "iya iza...adek menderita suatu penyakit, jadi perkembangannya agak terhambat"
Faiza : "penyakit apa teh? kok belum sembuh2?"
Teh Lia : " (dg senyum miris) proses penyembuhannya tidak secepat yang kita harapkan iza. Apalagi balita, ia rentan terhadap setiap penyakit. Adek punya kelainan jantung"
Faiza : "Astaghfirullah...maaf ya teh, iza ga' bermaksud menyinggung. Iza cuma ingin tahu, barangkali iza bisa membantu cari obatnya."
Teh Lia : "Ga' apa2 Iza..."
Faiza : "btw, teh Lia dirumah ini sendirian sekarang? Hanya ditemani adek? Trus teteh sempat masak & bersih2 rumah, dg kondisi adek yg skarang ini?"
Teh Lia : "Iza, teteh disini ga' sendirian, teteh disini sama adiknya kang Andri, mas Vian. Teteh setiap saat ga' bisa ninggalin adek gitu aja. Untuk masak, teteh dibantu teh Ana, kakak kang Andri. Masih inget kan?"

Faiza : "iya teh, iza inget. Jadi yg masakin teh Lia itu teh Ana. Trus kang Andri dimana? kok ga' jagain teteh sama adek?"
Teh Lia : " dia kerja iza, untuk menafkahi teteh dan adek"
Faiza : " teteh ga' kesepian tiap hari dirumah luas ini sendiri? kan mas Vian juga udah kerja, beda sama iza yg masih sering dirumah karena hanya sibuk sekolah. waktu tadi iza datang aja, dia ga' ada"

Teh Lia : " Iza....kalau kamu udah dewasa nanti. kamu akan mengalami apa itu pernikahan & didalamnya kamu akan menemui hal2 baru dan berbeda. Kamu juga akan dikaruniai buah hati dari Allah SWT. Saat itu kamu akan mengerti betapa besar rasa kasihmu terhadap buah hatimu dibandingkan pasanganmu. Iza...teteh disini tidak pernah merasa kesepian, karena selalu ditemani si kecil"

Faiza : "iya teh, Iza ngerti. Trus teteh tiap hari hanya ngurusin adek ya? teteh ga' cape'?"
Teh Lia : "Seorang ibu memang berkewajiban merawat & mendidik putra-putrinya iza. Walau keadaan mereka tak sempurna, cinta & kasih seorang ibu takkan pernah berkurang dan takkan tergantikan. Seorang ibu takkan pernah lelah merawat anak2nya iza"

Faiza : "Semoga Allah memberikan keajaiban untuk kesembuhan adek ya teh...amiin"
Teh Lia : "amiin".




Tanpa kita sadari betapa berharganya kita dihadapan orang tua kita, terutama ibu. Hal yg belum tentu dapat digantikan oleh orang lain. Dengan ketulusan & cinta kasih yg murni.
Semoga kita semua dapat memetik hikmah dari sekelumit kisah2 yg terjadi di sekitar kita. Amiin.....


.:. Titipan cinta dari Faiza untuk Teh Lia:
Kuatkanlah ketegaran & kesabaranmu. Allah pasti memberikan kemudahan di setiap perjalanan hidup hamba-Nya. Dzikir & do'a tetap sbg pelipur lara. InsyaAllah, perjuanganmu akan mendapatkan ganti yg lebih baik. Kau adalah salah satu ibu yg takkan terlupakan sepanjang masa.

.:. untuk adek: Lekas sembuh ya sayang...Allah menyayangimu, begitu pula kami disekitarmu.
" Ya Allah, Ya Rabb seluruh alam, atas Rahmat-Mu lah kami menghela nafas, dan dengan hidayah-Mu lah kami mensyukuri dan memanfaatkannya di jalan yg hasan. Sungguh hanya Engkau yang Maha Pemberi lagi Maha Penyantun, tutupilah kekurangan kami dengan kebaikan yg kau curahkan. Santuni kami dg Rahmat-Mu yg tiada tertandingi. Hanya pada Engkau kami bergantung dan memohon pertolongan. Dan Sungguh hanya Engkau Ya Rabb...Tuhan Yang Maha Merajai segala sesuatu"

Rabu, 13 Juli 2011

~ Hati Bercahaya ~

Posted by Anonim
Assalamu'alaikum wr wb....

Teman-teman pasti menyadari, di jaman ini banyak remaja seusia kita yg dengan mudahnya terjerumus ke jalan yang salah. Nah...untuk itu, aku ingin berbagi tips kecil buat insan2 yg membutuhkan ketenangan jiwa dari hiruk pikuknya dunia yg semakin tak menentu ini ke dalam naungan cahaya, tentunya berdasarkan As-Sunah.


let's read and done ....!!!!

1. Jaga Isi Perut
Maksudnya apa yah...??? mungkin teman2 sekalian ada yg bilang, " ya iyalah jaga isi perut, kalau kebanyakan makan mie kan akhirnya jd penyakit juga..." . Hmm... iya sih emang bener, tapi yg dimaksud disini itu bukan hanya menjaga makanan apa yg masuk dalam organ tubuh terpenting kita ini. Tapi, kita harus bisa menjaga takaran makan kita. Cukup dan Ga' terlalu banyak itu baik lho. Bahkan menjaga perut dg cara membuatnya lapar itu lebih bagus. Knapa kok gitu.... ??. Karena Lapar itu bisa membuat kita malas mengerjakan hal2 yg ga' penting, apalagi hal2 yg mengarah ke arah negatif. Contohnya : berantem (berkelahi), ngegosip ( ghibah), dll. So...kita pasti lebih efektif dalam melakukan kegiatan yg sekiranya penting-penting aja. Apakah itu belajar, bekerja, atau aktivitas lainnya. Contoh melatih perut kita dg lapar adalah dg berpuasa. So...ayo kita berpuasa bareng2!!!

2. Dekat dg Orang2 Sholeh
Nah...untuk yg 1 ini, teman2 tahu alasannya kan! Mengapa kita harus dekat dg orang2 yg sholeh kalau kita ingin hati yg bercahaya laksana bintang? Kita adalah makhluk Allah yg di takdirkan untuk hidup bersosial. Dan untuk memperoleh sosialisasi yg baik, kita harus menggali dan mendapatkannya pada mereka orang2 yg Ahli. Baik itu berhubungan dg hal2 duniawi maupun ukhrowi. Disini kita belajar untuk mendapatkan sosialisasi yg bernafaskan kerohanian bersifat ukhrowi. Kita hanya bisa mendapatkannya pada Alim Ulama' atau orang yg rajin beribadah (ahli ibadah) dan orang2 yg sholeh (as-sholihin) yg mengerti ilmu Agama (Islam).

3. Ingat dan sesali dosa2 yg lalu
Mungkin ini salah 1 hal yg sering ga' dilakukan oleh para remaja Islam pada umumnya. Kita sering melupakan banyak nya dosa yg sering kita lakukan. Baik itu sengaja maupun tidak. Padahal kita tahu batas2nya. Apakah itu baik atau buruk, mendapat dosa atau pahala. Cara yg paling ampuh disini adalah dg merenungi segala yg dapat menjerumuskan kita pada jurang dosa itu. Cara mujarab kedua adl dg saling mengingatkan. Setelah itu...rasa sesal pasti ada dan Tobat adalah obatnya. Nah.... kalau uda tobat...jangan di ulangi lagi ya....!!!

4. Pendek Angan
Semua orang pasti punya angan2 yg panjang. Membayangkan masa depannya, nanti-lah, bsok-lah, lusa-lah, dst. Iya kalau yg dibayangkan tercapai dan terjadi. kalau ga' gimana...???? Bisa jadi bunuh diri menjadi keputusan yg mudah terlintas (apalagi yg merasa patah hati ditinggal soulmatenya ^_^). Oleh karna itu, mari kita semua menjaga hati kita serta fikiran kita dari angan2 yg tak berguna dan hanya menambah nafsu duniawi semata. So, try to realistis friend's...Ok!!



Nah kawan2 semua...
Semoga dg tips tadi, kita bisa menjadi generasi penerus bangsa yg berkualitas dalam iman dan takwa, serta aspek2 lainnya. Semoga kita juga bisa menjadi pemimpin2 baru yg hatinya penuh dg cahaya dan rasa tanggung jawab. Ingat untuk tetap Istiqomah, ikhtiar, dan berdo'a ya kawan2....!!



Wallahua'lam bish showwab....

Wassalamu'alaikum wr wb.

*~ Al_Maulidta ~*

Sabtu, 11 Juni 2011

Ketika Tak Ada Lagi Ia

Posted by Anonim
Benarkah kelambu dunia akan terbuka?
Ketika suram yang disebut-sebut menghilang
Kata mereka,
Itu sebuah virus
Menginfeksi, menjalar, & merusak

Di bagian lain ia merebak
Mengeluarkan atom-atom kecil
Berpendaran tak kenal letih
Kata mereka,
“Itu sangat berbahaya"

Lalu, akankah ia masih bertahan?
Setelah beribu-ribu sajak mengecam & memujinya
Itupun hanya sebuah siratan
Yang menyelubungi alam fikiran

Yang Kutahu :
Dia adalah kekuatan
Hal yang penuh dengan rasa sayang
Membuat mesin-mesin manusia berperasaan
Meletuskan magma kepahaman, pengertian, & kepercayaan

Ketika tak ada lagi ia
Akankah Raja peduli pada rakyatnya?
Atau para konglomerat masih dermawan pada fakir?

Ketika tak ada lagi ia
Masih adakah ketulusan?
Meluapkah kerinduan?

Ketika tak ada iapun,
Umat tak kan tahu lagi
Apa arti sujudnya
Kemudian berjuta tanya menggantung di singgasana
Maka tak ada lagi tentram dunia
Bahkan di akhir kehidupan
Itulah keanehan cinta…


Benarkah ia harus hilang?
Atau tetap berdampingan dengan insan?
Hanya Sang Maha yang tahu…

Tapi ....
Semangat & hiduplah terus cinta….!!!
Kobarkan apimu untuk kami umat yang haus Cinta Ilahi
Jangan hiraukan mereka dengan kata atau luka
Teruslah menginfeksi relung jiwa kami
Dengan kekuatanmu

Kau satu yang mengantarkan kami
Menghadap Dia Sang Pemilik Jagat ini…


~Al_Maulidta~

.:. Mohon kritik & sarannya…
Atau mungkin tambahan….
Syukron…. ^_^

Jumat, 20 Mei 2011

Secercah Munajat ku

Posted by Anonim with No comments

Bismillahir Rohmanir Rohim.....
Dengan menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

asyhadu'allaa ilaaha illallah, wa'asyhaduanna Muhammadar Rosululloh...
aku Bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah.


Ya Allah....Ya Rahman ya Rahim .. Engkau Yang Maha Pengasih lg Maha Pemurah

Engkau Yang Tak dapat tertangkap oleh Mata, tak terdengar oleh telinga
Namun Engkau lebih dekat dari urat nadi yg ada pd leher kami,
Engkau yg tak teraba oleh tangan
Tapi Engkau yg menghamparkan bumi,
meninggikan langit tanpa tiang,
menaburkan bintang2 di angkasa.
Ya Allah Yg Maha Perkasa...
Engkau yg menggenggam kekuatan alam raya.,
Yg menundukkan matahari dan bulan
dan matahari bersinar dg nur dari cahaya-Mu

Ya Allah... kami bersaksi Tiada Tuhan selain Engkau, kami bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan-Mu.

Ya allah Ya Rahman... hidupkan Nur dihati kami, berikan cahaya di hati kami, hingga kami mampu menyibak kegelapan yg menutupi jiwa kami, untuk melihat nur-Mu yg agung...
hingga kemanapun kami berada kami dpt melihat cahaya Nur-Mu
cahaya Asmaul Husna-Mu... Ya Rabb....
tuntunlah kata2 kami, lisan kami, perbuatan kami,,karena kaulah tempat kami bergantung... kami sadar kami hanya hamba-mu di dunia ini... kami bersyukur karena Kau ciptakan, kami bersyukur menjadi hamba-Mu Ya Allah...


Rabbana Dzolamna anfusana wa illam taghfirlana watarhamna lanakuunanna minalkhosirin

Rabbana aatina fiddunya hasanah wafil akhiroti hasanah waqinaa 'adzabannaar.

Rabu, 20 April 2011

Afgan – Cinta Dua Hati (OST Cinta Dua Hati)

Posted by Anonim
Tak ku sangka dirimu hadir di hidupku
menyapaku dengan sentuhan kasihmu

Ku sesali cerita yang kini terjadi
mengapa disaat ku telah berdua

Maafkan bila cintaku
tak mungkin ku persembahkan seutuhnya
Maaf bila kau terluka
karena ku jatuh di dua hati

Maafkan bila cintaku
tak mungkin ku persembahkan seutuhnya padamu
Maaf bila kau terluka
karena ku jatuh
Karena ku jatuh di dua hati